Senin, 16 Maret 2009

Cup a coffee


Secangkir kopi menemaniku sore ini
Sore yang muram dengan gerimis tipis
Menunggu engkau yang berjanji menemaniku setiap waktu

Seteguk aku rasakan pahitnya kopi seperti hidupku
Lalu rasa manis mengiringi seadanya
Hela nafas aku sibakkan untuk mengusir raguku padamu

Hujan semakin deras dan kau tak kunjung datang
Aku takut menatap derainya karna hujan seperti tirai menutupmu
Menutup kedatanganmu

Kopi semakin dingin tapi tetap setia menemaniku
Selalu kutanamkan di hatiku
Hidup itu seperti kopi, lebih banyak pahit dari manis

Tidak ada komentar: