Kamis, 14 Agustus 2008

Tak ada judul

Ada ragu saat aku putuskan memilih jalan ini
Karna kabut di depan terlalu gelap, akankah takdir menguak gelapnya
Kulihat tanganmu seolah menggapai untuk meraihku
Tapi kakiku terjerat oleh bayangan lalu

Nyayian sunyi aku dendangkan untuk diriku sendiri
Menghibur gundah yang terkadang menghampiri
Seribu satu perasaan menggema didinding hati
Bertalu seperti genderang mimpi

Saatnya akan tiba ketika kutegakkan kepala
Tak ada lagi rasa sesal karna memilihmu
Jalan ini akan kususuri
Meski onak menikam hati

1 komentar:

Anonim mengatakan...

wuiiihhh...kok sedih banget....sepinya mendera, munusuk relung kalbu....but the ways is choosed...and never felt regret.