
Gw punya jalan favorit. Jalan itu gak bernama, bukan..bukan karna pemda gak kasih nama itu jalan tapi karna jalan itu adanya di tengah kebun raya bogor.
Gw akan rinci jalan ini sebab siapa tahu jalan ini akan menjadi jalan favorit elo juga. Setelah dari pintu gerbang utama kebon raya elo belok kanan pada belokan pertama trus lurus kemudian belok kanan lagi ketemu jembatan nah lurus deh trus elo liat lapangan rumput yang luas..maju terus...no..no jangan terlalu maju kelapangan itu di perempatan jalan elo tengok kanan nah that is the legend of my road "long and winding road"....bangku sebelah kanan nomor 2 itu bangku gw.
Why that road cause pertama gw punya foto dari waktu kecil hingga dewasa di jalan itu awalnya foto gak disengaja sih tapi ternyata kok komplit ya dari berbagai era usia gw. Kedua itu tempat pelarian gw ketika gw punya masalah entahlah ketika emosi begitu memuncak atau rasa sedih yang begitu mendalam bisa cair ketika ada disana.
Sebenarnya jalan itu enggak ada indah-indahnya diujung jalannya selalu gw liat berkabut dan entahlah rasa penasaran gw yang biasanya menggelegak selalu surut buat tahu ada apa diujung jalan itu. Gw takut?..gak tahu juga! karna menurut gw gak salalu kita harus tahu apa yang ada di ujung jalan itu seperti jalan juga jalan hidup gw.
Peyebab lain gw suka jalan itu juga karna tidak banyak orang yang mau singgah dijalan gelap dan suram itu. Orang lebih suka melihat hamparan rumput yang indahnya didepannya di bandingkan singgah sejenak disana. Padahal dalam hidup terkadang kita gak selalu melihat pemandangan indah, pemandangan gelap dan suram juga ikut didalamnya.
Sabtu kemarin saatnya buat gw menutup jalan itu dari hidup gw selamanya. Terlalu banyak cerita gw sampaikan dijalan itu. Pohon-pohon disana juga mungkin sudah saatnya beristirahat mendengar semua cerita gw. Hmmm ....ada perasaan kosong, perasaan seperti tercabut dari guard angel gw. Gw bahkan gak berani menengok dan mengucapkan selamat tinggal.
Sudah saatnya saatnya cerita sedih gw tidak di bagi lagi dengan jalan itu karena gw pengen suatu saat gw datang lagi ke jalan itu dengan cerita bahagia gw dan gw berani itu melewati kabut di ujung jalannya. Ya, suatu hari nanti gw pasti akan melewati ujung jalan itu seperti juga gw berani melewati ujung hidup gw.....
Gw akan rinci jalan ini sebab siapa tahu jalan ini akan menjadi jalan favorit elo juga. Setelah dari pintu gerbang utama kebon raya elo belok kanan pada belokan pertama trus lurus kemudian belok kanan lagi ketemu jembatan nah lurus deh trus elo liat lapangan rumput yang luas..maju terus...no..no jangan terlalu maju kelapangan itu di perempatan jalan elo tengok kanan nah that is the legend of my road "long and winding road"....bangku sebelah kanan nomor 2 itu bangku gw.
Why that road cause pertama gw punya foto dari waktu kecil hingga dewasa di jalan itu awalnya foto gak disengaja sih tapi ternyata kok komplit ya dari berbagai era usia gw. Kedua itu tempat pelarian gw ketika gw punya masalah entahlah ketika emosi begitu memuncak atau rasa sedih yang begitu mendalam bisa cair ketika ada disana.
Sebenarnya jalan itu enggak ada indah-indahnya diujung jalannya selalu gw liat berkabut dan entahlah rasa penasaran gw yang biasanya menggelegak selalu surut buat tahu ada apa diujung jalan itu. Gw takut?..gak tahu juga! karna menurut gw gak salalu kita harus tahu apa yang ada di ujung jalan itu seperti jalan juga jalan hidup gw.
Peyebab lain gw suka jalan itu juga karna tidak banyak orang yang mau singgah dijalan gelap dan suram itu. Orang lebih suka melihat hamparan rumput yang indahnya didepannya di bandingkan singgah sejenak disana. Padahal dalam hidup terkadang kita gak selalu melihat pemandangan indah, pemandangan gelap dan suram juga ikut didalamnya.
Sabtu kemarin saatnya buat gw menutup jalan itu dari hidup gw selamanya. Terlalu banyak cerita gw sampaikan dijalan itu. Pohon-pohon disana juga mungkin sudah saatnya beristirahat mendengar semua cerita gw. Hmmm ....ada perasaan kosong, perasaan seperti tercabut dari guard angel gw. Gw bahkan gak berani menengok dan mengucapkan selamat tinggal.
Sudah saatnya saatnya cerita sedih gw tidak di bagi lagi dengan jalan itu karena gw pengen suatu saat gw datang lagi ke jalan itu dengan cerita bahagia gw dan gw berani itu melewati kabut di ujung jalannya. Ya, suatu hari nanti gw pasti akan melewati ujung jalan itu seperti juga gw berani melewati ujung hidup gw.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar