Senin, 20 Desember 2010

Senja


Saat itu kutinggalkan senja yang jingga
Aku takut gelap maka kudatangi siang
Siang membuatku hangat walau kadang perih
Saat ini kembali kulihat senja di depanku

Jauh sudah tapak ku melangkah dia akan tetap di depanku
Mengahadangku dengan warnanya yang mistik
Kadang aku berlari tapi lebih bayak tersungkur
Menghindarinya.....menghindari senja

Senja mengelilingi dengan rapat
Mencengkram erat tanganku dengan ketat
Mau tak mau aku harus melewati
Setiap senjaku yang abadi
dan tak bisa berlari....lagi

Tidak ada komentar: