Minggu, 15 Februari 2009

Dalam mimpiku....


Aku teriakan namamu dari seberang sini...
Untuk menungguku sejenak, maukah teriakku..kulihat samar anggukan mu
Setiap hari kita bertemu terhalang jembatan ini, maafkan aku yang tak berani menemuimu...
Tanganku masih terikat tali merah yang harus kuputus selembar demi selembar setiap hari
Maukah kau menungguku sebentar lagi?...tapi kabut menghalangi pandanganku untuk melihat anggukanmu

Semakin hari kau mungkin akan bosan menunggu aku melepaskan jerat yang aku ikat sendiri
Seandainya roh ku dapat melapaskan diri dari raga yang membelenggu mungkin akan menjadi penyelasaian rindu kita yang tak pernah tuntas
Aku hanya bisa memimpikanmu dari seberang sini dalam tiap malam sepiku sambil berharap semua ini dapat aku lewati..disela sedu sedan yang tak berkesudahan

Hanya satu yang bisa aku katakan..cinta ini memang untuk mu selamanya walau apapun yang terjadi dalam hidupku....

Tidak ada komentar: